Lakukan riset, bicara dengan staf, baca emosi, baca politik, sebelum membuat manuver atau perubahan yang memengaruhi orang banyak. Saat menghadapi seorang trouble maker, atau si sulit, luangkan waktu untuk melakukan pendekatan personal. Tak perlu sampai keluar makan siang. Mampir ngobrol di mejanya selama 10-15 menit tentang keseharian atau kesibukannya saja, sudah cukup. (f)