“Indonesia sudah merdeka, tapi di sini masih belum merasakan kemerdekaan,” ujar Martini, seorang guru SDN 14 Badat Baru, Entikong, Kalimantan Barat. Martini bukan guru biasa, ia juga kepala sekolah, penjaga, dan pesuruh sekolah. Tiap hari ia berjalan kaki 8 jam ke sekolah.
Lewat kacamata kehidupan Martini dan juga Kusnadi, mantri kesehatan di dusun-dusun terluar di perbatasan Indonesia, sikap ketidakpedulian kita serasa diketuk. Film ini mendorong kita untuk ikut mebuat perubahan bagi kehidupan masyarakat perbatasan.(f)