Hasilnya? Baik mahasiswa wanita maupun pria ternyata tidak bahagia dengan budaya hubungan seks bebas. Menurut mereka, budaya seks bebas telah membuat mereka merasa tidak berarti dan mengasosiasikan seksualitas sebagai sesuatu yang menjemukan, mengisolasi, dan membuat kesepian. Namun, mereka cenderung menerima budaya seks bebas sebagai bagian dari kehidupan kampus yang tak bisa dihindari.
Donna akhirnya mengambil kesimpulan, jika generasi ini tidak menyadari bahwa banyak cara mendapatkan hubungan jangka panjang yang bisa memberikan kehidupan seksual lebih baik, maka di masa depan sebagian besar mereka akan terus merasa hampa karena tak adanya romansa dan kehidupan seksual yang memuaskan.
Seks bebas mungkin bukan bagian dari budaya kita. Tapi, buku ini bisa mencerahkan jika sedang merasa kehidupan seksual Anda kurang memuaskan secara emosional. Buku ini juga memperingatkan Anda akan bahaya perselingkuhan dan seks di luar nikah, bagaimana hal itu bisa memengaruhi kehidupan seksual Anda dengan pasangan resmi Anda hingga akhirnya merusak hubungan romansa Anda dengannya. Tidak hanya itu, perselingkuhan dan seks di luar nikah juga bisa membuat Anda merasa hampa, tak berarti, dan tersesat mencari makna cinta. Padahal, Donna mengatakan bahwa dasar dari romantisisme dan kehidupan seksual yang memuaskan adalah kesetiaan.