Menurut psikolog Zoya Amirin, ‘perang dingin’ itu memang bisa terjadi. Alasan utama seks menjadi dingin sesungguhnya adalah karena pasangan tidak lagi mencoba untuk menjadi individu yang mesra. “Bukannya mencari-cari alasan untuk menjadwalkan seks dan aktivitas kemesraan berdua, mereka malah mencari-cari alasan untuk menghindari seks dan menjadi sensual bagi satu sama lainnya. Atau dengan kata lain, mereka menjadikan dirinya tidak lagi sebagai makhluk seksual,” jelas Zoya.
Menjadi sosok yang seksual (sexual being), menurut Zoya, tidak kenal usia dan tidak kenal fase menopause atau andropause sekalipun. “Sampai mati, semua orang bisa menjadi sexual being,” tutur Zoya. Melakukan aktivitas seksual secara teratur adalah salah satu indikasi sehatnya sebuah perkawinan. Bisa dikatakan, seks idealnya menjadi keharusan dan kebutuhan bagi satu sama lain.
Memang, beberapa penyakit tertentu bisa memengaruhi tinggi rendahnya gairah seksual, salah satunya dari libido. Begitu juga alkohol maupun rokok, bisa memengaruhi tinggi rendahnya libido seseorang. Akan tetapi, yang perlu diingat, menurunnya gairah seksual tidak sesederhana disebabkan rasa capek karena rutinitas kerja, mengurus anak, dan sebagainya. Alasan selalu mudah dicari.
Zoya menilai, faktanya ada banyak pasangan yang justru tanpa sadar memboikot keintiman hubungan mereka sendiri melalui tindakan sehari-hari, hanya karena ego pribadi. Mencoba mengembalikan gairah dengan cara menonton pornografi berdua ia nilai tak akan bisa menyelesaikan masalah.
Ada beberapa cara mudah, hal kecil yang bisa dilakukan sehari-hari, yang bisa menyenangkan pasangan. “Perbanyak tatapan mata, lakukan ritual romantis seperti menyapanya saat bangun tidur: "Selamat pagi, Sayang", berciuman sebelum berangkat kerja, membuatkannya secangkir kopi, dan sebagainya,” tutur Zoya.
Bahkan, menurut Zoya, kita tidak bisa lagi menjadikan gadget sebagai ‘kambing hitam’ untuk menjauhkan diri dari pasangan. Justru sebaliknya, jadikan gadget senjata andal untuk menjaga api cinta terus menyala. “Saat Anda sedang sibuk beraktivitas masing-masing, kirimkan SMS rayuan pada pasangan. Bermain api dengan cara menggoda pasangan sendiri, kenapa tidak?” ujar Zoya.
Jangan meremehkan kemesraan-kemesraan kecil itu. Hal-hal kecil tersebut nyatanya punya pengaruh yang sangat besar untuk menjaga dan membangkitkan sisi seksual dalam diri kita dan pasangan. Jadi, mulai malam ini, berhentilah mencari alasan untuk tidak bercinta. Namun, carilah alasan untuk bercinta. (f)