Orang dengan keadaan normal dan sehat tak akan mengabaikan seks, apalagi pria. Namun, hasrat seksual bisa menurun. Hal itu bisa disebabkan karena rasa jenuh dan kelelahan. Dokter Herdiman menjelaskan bahwa rasa jenuh bisa terjadi karena ajakan bercinta yang to the point. Kejenuhan juga bisa terjadi karena fantasi tak terpenuhi.
Selain itu, ada pasangan yang punya pemahaman seks berbeda. Mungkin bagi pasangan Anda membicarakan seks adalah tabu, namun, tidak bagi Anda. Saat rekan Anda mengaku rutin berhubungan seks tiga hingga empat kali seminggu, Anda yang mendapat ‘jatah’ satu kali seminggu, merasa minder. Padahal menurut dr. Herdiman, tak ada ukuran ideal berapa sering bercinta.
Menurut dr. Herdiman, belum ada obat untuk ‘meredakan’ gairah seksual. Daripada sibuk memikirkan obat, lebih baik bugarkan tubuh Anda. Maka, meski terdengar klise, mulailah berkomunikasi dengan pasangan di tempat tidur. Tak perlu berkaca pada pasangan lain, sebab setiap pasangan unik. “Carilah solusi yang lebih mengacu pada kualitas, bukan kuantitas,” ungkap dr. Herdiman. (f)