Isu negatif juga bisa menyerang kita karena faktor di dalam diri kita sendiri. Sebagai individu yang berusaha membangun reputasi, ada dua faktor yang perlu kita perhatikan, yaitu self-packaging dan personal file. “Kita perlu membentuk self-packaging yang benar-benar menggambarkan diri kita sendiri. Jadi, kita perlu hati-hati saat membuka diri atau melakukan self-disclosure kepada orang-orang yang berinteraksi dengan kita,” tutur psikolog Roslina Verauli.
Yang dimaksudkan Vera bukanlah berpura-pura, tapi sebaiknya Anda selami lebih dulu tingkat kedekatan diri Anda dengan orang tersebut sebelum Anda benar-benar membuka diri seutuhnya. Hal ini juga terkait dengan life values orang tersebut. Jika hubungan Anda belum benar-benar dekat, kemungkinan orang tersebut dapat menerima perbedaan life values Anda dengan dirinya sangatlah kecil.
Menurutnya, pada dasarnya semua orang memakai banyak topeng dalam kehidupan sehari-hari. Namun, topeng yang ia maksud bukanlah topeng kepalsuan, melainkan topeng persona yang seseorang kenakan untuk memainkan peran yang berbeda-beda dalam hidupnya. Pada dasarnya, tiap manusia memang memiliki kepribadian yang terdiri atas serangkaian karakter yang dibentuk oleh lingkungan. Dikombinasikan oleh peran-peran yang ia jalani dalam hidupnya, terbentuklah topeng persona yang sesuai untuk tuntutan dari perannya masing-masing.
Sementara itu, personal file Anda berkaitan dengan gaya hidup psikologis. “Ketika seseorang ingin membangun i-brand dirinya dan mengembangkan diri menjadi lebih baik, individu yang berkembang, serta lebih berkompeten, gaya hidup psikologis atau apa yang ia lakukan sehari-hari akan mengacu kepada tujuan tersebut,” ujarnya. (f)