Hidangan Asia dengan sentuhan teknik masak Prancis adalah gaya Kevin Chung dalam mengemas Starfish Bloo, sebuah resto tepi pantai yang bernaung di lokasi W Retreat and Spa di Seminyak, Bali. Jabatan Chef de Cuisine digunakan oleh pria Mauritius ini untuk membuktikan dedikasinya selama 11 tahun malang-melintang di dunia dapur, terutama Australia.
Meski dibesarkan dalam kuliner Western, dan masa empat tahun terakhir memahami karakter kuliner Timur, membuatnya yakin untuk fokus bereksplorasi di area kuliner Asia. Ia memang sudah jatuh cinta pada khazanah masakan di negeri yang ditempatinya kini.
Tengok saja racikannya terhadap Canadian Scallop. Ia mengawinkannya dengan pure lobak dan busa/foam dari miso.
Berlanjut keTurmeric Chicken in Kaviar Lime Leaves Skewer. Sajian ini femina ibaratkan bagai satai ayam kelas premium. Potongan dada ayam direndam bumbu kunyit, dibungkus daun jeruk, dan dimasak selama enam jam. Aromatik!
Seakan belum puas membuat femina terpukau, chef Kevin kembali menghadirkan Braised Beef Short Ribs, daging iga sapi dimasak dengan metode slow cooking dengan suhu 62° C. Berapa lama ia memanggangnya? Selama 24 jam! Daging yang lembut namun juicy adalah hasil yang tak sia-sia! Ide liarnya berlanjut pada saus dari asam jawa-gula palem yang dibuat karamel.
Di Jakarta Culinery Festival 2012, Femina menyaksikan keluwesan Kevin bermain bahan Barat danm Asia. Keranjingan banyak chef muda 'lulusan' resto luar negeri terhadap pengaruh Indonesia memang banyak terjadi di Bali. Jadi, menikmati sajian Kevin di Starfish Bloo, ditemani desiran ombak pantai Seminyak adalah pengalaman terkini yang pantang dilewatkan!
Lokasi: Jl. Petitenget, Kerobokan, Seminyak, Bali. Jam buka: lunch, pukul 12.00–15.00 WITA, dinner, pukul 18.00-22.30 WITA. Harga: Rp25.000–Rp225.000 (belum termasuk pajak 10%). Suasana: Interior yang terinspirasi dari suasana taman laut.