- Update Linked In Anda dengan informasi terbaru. Tak harus tentang data profesional Anda, tapi juga informasi yang sifatnya berita atau pengetahuan yang relevan dengan bidang pekerjaan Anda. Selain menunjukkan concern Anda terhadap bidang yang Anda geluti, update ini juga akan membuat akun Anda tampil di laman jejaring Anda. Hal ini akan menjadi pengingat keberadaan Anda di mata orang lain. Siapa tahu, salah satunya headhunter yang sedang mencari Anda.
- Cantumkan skill untuk posisi tertentu dengan sertifikasi tertentu. Hal ini akan menjadi bahan jualan Anda yang menarik.
- Tak ada salahnya mencantumkan media sosial, seperti blog milik Anda yang relevan dengan pekerjaan Anda.
- Untuk komunikasi, cantumkan alamat e-mail aktif yang paling sering Anda cek.
- Semakin banyak kita memiliki pertemanan di Linked In, maka semakin terbuka luas juga kesempatan untuk profil Anda dilihat banyak orang.
- Berbeda dengan CV konvensional, di mana Anda mengetahui perusahaan tempat melamar, ketika mendapatkan tawaran pekerjaan dari Linked In, Anda belum tentu tahu perusahaan yang menghubungi Anda. Untuk itu, kewaspadaan tetap dibutuhkan agar Anda tak terjebak oleh tawaran perusahaan abal-abal. Perhatikan cara pendekatan dan bentuk komunikasi yang dilakukan terhadap Anda, apakah dilakukan dengan formal dan serius. Cek balik profil perusahaan atau orang yang menghubungi Anda tersebut untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap. (f)