Foto: Dok. manchester-arena.com
1/ Menurut pernyataan resmi dari Ian Hopkins, Pejabat Kepolisian Great Manchester, ledakan terjadi sekitar pukul 22.33 waktu setempat di Manchester Arena, tepat seusai konser Ariana Grande. Titik ledakan ada di lorong pintu keluar Manchester Arena, bukan di dalam arena konser.
2/ Jumlah korban hingga saat ini mencapai 19 orang tewas dan sekitar 50 orang luka-luka.
3/ Hingga saat ini, peristiwa yang diduga adalah bom bunuh diri itu diperlakukan sebagai insiden terorisme oleh pihak berwajib hingga ditemukan fakta terbaru. Jika ledakan ini terbukti adalah serangan teroris, jumlah korban yang jatuh lebih banyak dari insiden terparah sebelumnya di Inggris. Empat ledakan bom bunuh diri pada 7 Juli 2005 di tiga kereta bawah tanah dan satu bus di London menewaskan 52 jiwa.
4/ Setelah insiden, warga Manchester bahu-membantu untuk membantu para pengunjung konser lewat berbagai cara. Penonton konser Ariana mencapai 21.000 orang, dengan mayoritas anak-anak dan remaja. Stasiun kereta Victoria ditutup setelah insiden dan masih akan ditutup hingga hari ini, sehingga banyak penonton yang terjebak di pusat kota.
Di Twitter, tagar #roomformanchester menjadi trending. Lewat tagar ini, warga bisa menawarkan bantuan kamar hingga berbagi transportasi untuk penonton yang terdampar di lokasi dan tak bisa pulang malam itu. Taksi juga memberikan angkutan gratis bagi para penonton di situasi darurat itu.
5/ Pagi ini (23/5), Ariana Grande menyatakan kesedihannya terhadap insiden tersebut di akun Twitter resminya. Baca pernyataan resmi dari Ariana dan manajernya di sini: (19 Orang Tewas Akibat Ledakan Bom di Konsernya di Manchester, Ini Pernyataan Ariana Grande) (f)
Baca juga:
Dangerous Woman, Terbaru dari Ariana Grande
Topic
#LedakanBom