Foto: Image Collect
Selasa, (9/8/2016) malam waktu Rio de Janeiro atau Rabu, (10/8/2016) pagi waktu Indonesia, Michael Phelps memenangkan medali emas untuk gaya kupu-kupu 200 meter. Gaya ini memang keahlian dari perenang asal Amerika Serikat ini. Namun di gaya ini pula dia sempat dikalahkan oleh perenang asal Afrika Selatan, Chad le Clos pada Olimpiade London 2012. Psst, kabarnya Michael sengaja kembali bertanding di olimpiade tahun ini – padahal dia sudah pensiun, hanya untuk membalaskan kekalahan ini.
Kemenangan ini membuat ‘dendam’ Michael terbayar. Untuk pertandingan tadi pagi, Chad berada di posisi ke-4 dengan waktu 1:54.06, berada di bawah Michael dengan waktu 1:53.36, Masato Sakai dari Jepang dengan waktu 1:53.40, dan Tamas Kenderesi dari Hungaria dengan waktu 1:53.62.
Perihal Chad yang berusia 7 tahun di bawahnya, Michael yang kini berusia 31 tahun ini berkomentar bahwa Chad dulu mengidolakannya. “Chad itu suka sama saya tapi kemudian dia berubah. Dia pernah bilang saya adalah pahlawannya namun kemudian dia menantang saya,” katanya sambil tertawa, dikutip dari nytimes.com.
Gaya kupu-kupu 200 meter bukan satu-satunya kemenangan Michael pagi ini. Berselang sekitar 1 jam dari kemenangannya, Michael kembali mengantongi medali emas untuk kemenangannya bersama timnya di gaya bebas estafet 4x200 meter.
Sampai berita ini ditulis, pria dengan tinggi 193 cm ini telah meraih 21 medali emas, 2 medali perak, dan 2 medali perunggu. Itu artinya Michael tetap mempertahankan gelarnya sebagai atlet yang memperoleh medali dan medali emas terbanyak dalam sejarah Olimpiade. Bravo! (f)
Baca Juga: Perenang Amerika Michael Phelps Mencetak Sejarah
Topic
#michaelphelps