Sex & Relationship
Tipuan Mitos Cinta

16 Jul 2010

Mitos# 1

Setiap Orang (Pasti) Memiliki Soulmate

Betul, di luar sana mungkin saja ada cowok yang terasa bagai soulmate dan cocok luar-dalam dengan kita—ngobrol apa pun nyambung, deh. Tapi, gimana seandainya soulmate yang kita kenal via internet adalah om-om yang sudah punya dua anak ABG, pengangguran, agak bau badan, tinggal di lain benua pula (!). Walah....

Boleh, sih, percaya adanya soulmate, tapi nggak berarti kita bela-belain menunggu yang luar biasa cocok baru mau jadian. Ingat, mustahil ada dua manusia yang benar-benar cocok—memangnya puzzle? Dibutuhkan usaha untuk menyatukan dua kepala dan mengatasi ketidakcocokan. Lagipula, kelamaan menanti soulmate cuma bikin kita berstatus perawan tua, he he he.


Mitos# 2

Cinta Pandangan Pertama = Jodoh

Yeah, right... love at the first sight? Ada juga lust—nafsu—at the first sight. Jangan percaya kalau ada cowok yang bilang sudah jatuh cinta pada kita di pandangan pertama—rayuan gombal, tuh. Yang benar, pertama kali melihat kita, si dia terpesona oleh rambut kita yang panjang, kulit putih, atau payudara kita yang 'penuh'.

Nggak beda, kok, dengan kita yang menyukai senyum manis dan tangan kokohnya pas pertama berkenalan. Pandangan pertama pasti nggak jauh dari fisik, deh! Tetap butuh pengenalan lebih lanjut, dong, untuk memastikan si dia memang jodoh kita.

Advertisement


Mitos# 3

Jerry McGuire Syndrome: You Complete Me

Kehadiran si dia membuat kita merasa 'utuh'? Please, deh. Pasangan yang tepat mungkin memenuhi sebagian kebutuhan kita, tapi nggak semuanya. Ada beberapa hal yang nggak bisa diberikan si dia, misalnya harga diri dan kebahagiaan. Mustahil, kan, menuntut si dia memenuhi kebutuhan yang seharusnya kita penuhi sendiri. So, be complete, then enjoy a great relationship with another complete individual. CC




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?