Sex & Relationship
Mudik Bareng Camer

10 Aug 2011

Izin dulu
Meskipun kita merasa hubungan pacaran sudah dekat dan serius, belum tentu camer beranggapan sama. Sebaiknya ijin dulu pada mereka jika ingin bergabung mudik. Karena siapa tahu mereka menginginkan family time tanpa kehadiran orang luar.
Jika camer tampak bersemangat menceritakan kampung halamannya, boleh, deh, dianggap sebagai ajakan. Kalau nggak berani, minta si dia untuk menanyakan kepada mereka. Jika sudah diijinkan, jangan lupa ucapkan terima kasih, ya.

Di perjalanan
Jika keluarga si dia naik mobil, tawarkan untuk patungan bensin. Kalau memakai kendaraan umum, kita juga harus membayar tiket perjalanan pribadi. Beda soal kalau keluarga camer sudah mengatakan akan menanggung seluruh biaya kita selama liburan, ya. Tapi biar nggak terlihat pasrah, bawa juga permen atau camilan untuk di perjalanan.



Tahan diri

Suasana romantis berdua si dia patut dihindari, nih. Kita, kan, bukan sedang liburan berdua. Nggak mau, kan, jadi bahan omongan keluarga besarnya?

Advertisement
Beda kebiasaan
Kalau kita biasa bangun siang, ubah dulu untuk sementara, ya. Sebaiknya, sih, ikuti kebiasaan yang ada untuk menghormati tuan rumah dan keluarga besarnya. Nggak mau, kan, dibilang calon menantu pemalas?

Tampil sopan
Di beberapa tempat, terutama di pedesaan, masyarakatnya lebih relijius daripada di perkotaan. Kalaupun nggak pakai kerudung, setidaknya simpan dulu koleksi hot pants dan tank top kita, ya.

Fasilitas 'biasa'
Jangan terlalu berharap menemukan kenyamanan seperti di rumah sendiri. Kalau kita tidak menemukan WC duduk, kasur spring bed, dan AC, ya, jangan mengeluh. Nikmati, deh, hal yang nggak bisa kita dapatkan di rumah, misalnya udara segar pegunungan.

Mau berbagi
Bisa jadi saudara-saudara si dia ikut berkumpul. Biasanya, nih, kita harus rela berbagi tempat tidur dan antri memakai kamar mandi. Bonusnya, kan, kita justru bisa kenal lebih dekat dengan mereka.

Acara keluarga besar
Merayakan hari raya di kampung halaman berarti kita bakal menemui keluarga besar si dia. Siap-siap diajak berkeliling dari rumah ke rumah untuk silaturahmi. Jaga sikap dan rasa hormat, apalagi menemui keluarganya yang sesepuh. CC



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?