Sesuai dengan kulit kita yang sawo matang, labia pun berwarna gelap, dan ukurannya tidak ada yang sama. Labia nggak normal jika timbul bercak putih dan gatal yang menandakan terserang penyakit menular seksual.
Lendir berlebih
Saat PMS, cairan vagina lebih kental dan berwarna putih hingga kekuningan. Usai menstruasi, cairan vagina akan lebih kental dan pekat, dan saat ovulasi cairannya lebih basah, berlendir, dan berwarna putih. Hal ini normal dan disebabkan karena fluktuasi hormon. Jika cairannya berwarna kehijauan, gatal, dan berbau amis, tandanya nggak normal karena terserang infeksi.
Benjolan di vagina
Selaput di dalam vagina sangat berpori karena dilewati pembuluh darah sehingga terasa seperti benjolan.
Bau nggak sedap
Cairan vagina memang memiliki bau khas, terutama saat berkeringat dan terangsang. Tapi jika aromanya berubah menjadi amis bahkan tercium dari luar—meski kita nggak melepas underwear—bisa jadi tandanya terinfeksi bakteri. (SM/FOTO:FOTOSEARCH)