Sex & Relationship
6 Rules for Dirty Talk

29 Aug 2013

Banyak yang merasa jengah dan malu ketika hendak memulai dirty talk. “Seperti bintang porno saja!” Mungkin komentar seperti itu pernah melintas di benak Anda, sehingga dirty talk tidak pernah menjadi ‘menu’ dalam sesi bercinta Anda.

Padahal dirty talk ini sangat multi fungsi, bisa dijadikan sebagai  warming-up ataupun ketika sedang di tempat tidur. It really works in your sexual life! Yang perlu dicatat adalah do’s & don’ts ketika melakukannya.

Comfortable
Anda harus merasa nyaman dulu untuk melakukannya. Sebenarnya dirty talk bukanlah sesuatu yang vulgar atau ‘kotor’. Anda hanya mengekspresikan apa yang ingin dan akan dilakukan—dengan cara yang seksi, tentunya.

Feel Sexy

Merasa seksi itu perlu. Ketika Anda merasa seksi, apa yang Anda ucapkan juga terdengar seksi. Petenis Anna Kournikova bilang, when I'm happy inside, that's when I feel most sexy!

Pick your words
Advertisement
Pilih kata-kata Anda, bisa dimulai dengan, “Sedang pakai baju apa sekarang?” Dengan Anda mengatakan seperti itu saja, itu sudah jadi undangan buatnya. Atau bisa dengan “Saya mencium bau tubuhmu nih…”

Little naughty
Tidak ada salahnya menggunakan kata-kata yang sedikit ‘nakal’ dan ‘menjurus’. Misalnya, “Saya kangen dengan ‘mainan kesayanganku’ itu…”.

Too over
Sah saja dengan improvisasi tapi kalau sudah berlebihan—mengatakan yang tidak benar, bisa-bisa dia menganggap Anda lebay. Misalnya dengan mengatakan perut dia seksi padahal kenyataannya, dia punya perut buncit.

Ekspresif
Jangan segan mendeskripsikan kenikmatan yang Anda rasakan ketika dia sedang ‘di dalam’. Komentar-komentar Anda tidak hanya memberi semangat buat Anda berdua tapi juga semacam intruksi buatnya untuk tahu titik-titik erotis Anda. (ESP/FOTO:FOTOSEARCH)




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?