Momen setelah bercinta sebenarnya sangat rentan—terutama buat mereka yang supersensitif. Jika kebetulan pasangan kita tipe yang butuh ‘pengakuan’, nggak ada salahnya, tuh, mengucapkan pujian. “Aku suka foreplay dengan ciuman yang lama seperti yang tadi kamu lakukan” atau “Thank you buat orgasmenya” hanyalah pujian simpel, tapi berefek dahsyat untuk sesi bercinta berikutnya. Percayalah!
Buat rencana seru
Setelah sama-sama puas biasanya kita ingin lebih membahagiakan pasangan. Nggak ada salahnya merancang liburan atau kegiatan romantis berdua dengan si dia. Dengan begitu pasangan akan sadar bahwa kita sangat senang menghabiskan waktu bersamanya dan nggak sabar untuk segera bersamanya lagi.
Mengingat masa lalu
Kadang mencetuskan kenangan ‘nakal’ kepada pasangan dapat menyadarkannya bahwa kita bersedia menciptakan momen seru lainnya. Bisa juga kita berbagi fantasi nakal yang ingin diwujudkan bareng pasangan di lain waktu. Hal ini bakal membuat sesi bercinta semakin panas dan nakal—aww…
Nggak perlu merusak suasana santai selepas orgasme dengan mengkritik teknik si dia untuk memuaskan kita. Jika memang belum puas, lebih baik kita bilang terus terang dalam percakapan santai ini—tentunya dengan nada netral—saat menanyakan rutinitas si dia pada hari itu atau rencana pasangan buat keesokan hari.
Tindakan lebih bicara
Jika memang merasa nggak punya bahan pembicaraan, coba beri pelukan, usapan, atau pijatan mesra sebelum kita dan pasangan sama-sama tertidur. Perasaan dihargai dan nyaman—seperti hal-hal menyenangkan lainnya—akan terbawa saat kita beristirahat sehingga keesokan harinya terbangun dengan lebih bahagia. Siap mencoba?
Alice Larasati
Foto: Fotosearch