Kendrick Lamar/Interscope
Dibuang sayang, begitu pikir rapper asal Compton, California, ini, sehingga ia mengumpulkan lagu-lagu demo yang tidak kebagian tempat dalam album sebelumnya, To Pimp A Butterfly. Meski ia tak mau pusing memberi judul untuk album dan lagu-lagu di dalamnya, bukan berarti musik di album ini tanpa makna. Justru, energi Kendrick Lamar dalam menuliskan kritik sosial dan pemikiran bebasnya lebih terpadu dengan ramuan jazz, funk, rap, dan hiphop yang lebih eksperimental, yang menurut beberapa kritikus sudah jauh melampaui Kanye West. (f)