Reviews
All the Single Ladies: Unmarried Women and the Rise of an Independent Nation

22 Mar 2016


Rebecca Traister/ Simon & Schuster


Advertisement
Memilih tetap melajang di usia tertentu jadi tantangan tersendiri bagi wanita, terutama saat harus menepis budaya yang masih menganggap wanita yang tidak menikah sebagai ‘sosok yang tidak dipilih’, dan ‘tidak cukup berharga’. Namun, kini pilihan wanita untuk melajang tidak lagi dianggap sesuatu yang tidak lazim, apalagi wanita sudah bisa menjamin kebebasan finansialnya sendiri.

Setidaknya, itu yang terjadi di Amerika. Tahun 2009, proporsi wanita Amerika yang menikah turun di bawah 50 persen. Traister menelusuri latar belakang wanita Amerika yang memilih tetap melajang dari abad ke abad dan berkontribusi pada masyarakat luas. Simak dialog menarik dengan para wanita, termasuk ikon feminis seperti Gloria Steinem tentang dunia kerja, pernikahan, anak, dan tantangan yang mereka hadapi sehari-hari, termasuk soal finansial, dan mengubah rasa kesepian menjadi sesuatu yang produktif. (f)
 


 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?