Serena Williams perlu waspada dengan saingan barunya yang satu ini. Mulai terjun ke dunia tenis profesional pada tahun 2010, Sloane sudah memukau banyak mata dengan tampilannya yang energik di lapangan. Badannya yang kekar dan jauh dari kesan model pada umumnya, tak mengurungkan niat desainer Internasional untuk menjadikan petenis asal Florida, Amerika Serikat ini sebagai model mereka.
Di atas karpet merah, Sloane dianggap sebagai salah satu petenis yang tampil stylish. Bahkan, majalah mode internasional Vogue mendapuknya sebagai Vogue Style Star tahun 2013, dan membuatnya tampil di majalah tersebut beberapa kali. Di acara pembukaan kompetisi tenis Australia Open 2016, ia mengenakan tube dress dengan motif abstrak rancangan Alexander McQueen yang membuatnya menuai banyak pujian.
Tahun 2013 lalu ia menjadi salah satu public figure di antara para selebritas lainnya, yang turut menjadi model untuk brand Boy Meets Girls New York, dan berjalan dengan percaya diri di panggung runway. "Saya sangat bersemangat untuk melakukannya karena saya belum pernah berjalan di fashion show sebelumnya. Ini adalah hal baru bagi saya," ujar Sloane, yang senang menghadiahi dirinya dengan produk fashion untuk tiap kemenangan yang ia dapatkan. Salah satunya sepatu Jimmy Choo favoritnya, yang merupakan hadiah dirinya atas kemenangannya di Australia Open 2012 lalu.
Sloane mengaku memiliki keeratan yang unik dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan mode, karena hampir sebagian besar uangnya ia habiskan untuk membeli produk fashion. "Saya suka belanja dan melihat-lihat busana rancangan desainer. Ini sangat menyenangkan," cerita Sloane, yang berkeinginan untuk memiliki brand fashion sendiri. Namun diakuinya, masih butuh waktu panjang untuk bisa mewujudkan hal itu. Terlebih ketika pada Australia Open 2016, ia tak bisa mewujudkan targetnya untuk masuk final, karena ia hanya bisa sampai di putaran pertama saat melawan Wang Qiang.(f)