Profile
Debut Petenis Muda Ethan Jake Frans di Wimbledon Junior 2026

12 Jul 2026

Ekspresi Ethan Jake Frans di lapangan. Foto: IG @beritatenisindonesia Dok. Asian Tennis Federation


Turnamen tenis Wimbledon 2026 baru berakhir hari ini, 12 Juli 2026.

Salah satu turnamen tenis paling bergengsi di dunia itu (Grand Slam) bukan hanya diisi oleh pertandingan para petenis profesional dewasa.

Berbagai kategori dalam turnamen Wimbledon juga digelar sepanjang 14 hari penyelenggaraannya, termasuk untuk atlet disabilitas dan beberapa tingkatan atlet junior.

Di kategori Boys’ 14&Under Singles, ada atlet Indonesia yang bertanding, yaitu Ethan Jake Frans. Petenis muda berusia 14 tahun itu resmi menerima undangan di turnamen Wimbledon – Boys’ 14&Under Singles bukan melalui jalur kualifikasi, melainkan atas dasar pengakuan terhadap pencapaian internasionalnya.

Lahir di Singapura pada 17 April 2012 dari pasangan Frans Erick dan Wynne Prakusya (mantan petenis nasional), Ethan mengenal tenis sejak kecil dan sudah rajin ikut kompetisi. 

Prestasi Ethan mengukir sejarah bagi tenis Indonesia: Petenis Indonesia pertama yang memenangkan IMG International Junior Championship U12 (2024) dan Junior Orange Bowl U12 (2024), berpasangan dengan Choi Mingeon dari Korea, dan belum pernah ada petenis Indonesia yang mencapai prestasi ini sebelumnya. 

Gaya Ethan Jake Frans saat berlatih di Tanah Air. Foto: Dok. Mangkunegaran

Ia juga petenis remaja Indonesia pertama yang dipilih Asian Tennis Federation untuk mewakili Tim Asia di World Group Championship, dan di awal 2026, ia menjadi petenis Indonesia pertama yang tampil di Australian Open - Elite 14 Junior Asia Pacific 2026. 

Pada periode Januari hingga April 2026, Ethan menjadi petenis Indonesia pertama yang meraih peringkat Nomor 1 Asia U14 (sekarang Nomor 4 Asia U14), pencapaian yang turut mengantarnya ke undangan Wimbledon, selain masuk Top 10 Dunia U14 versi UTR. 

Undangan ke Wimbledon Junior 14&U 2026 adalah penghargaan tertinggi saat ini dari seluruh pencapaian Ethan. Undangan ini bukan sekadar tiket ke turnamen, namun juga pernyataan dari All England Club bahwa Ethan adalah salah satu petenis junior terbaik di dunia untuk kelompok usianya.
Advertisement

Di ajang Wimbledon, Ethan dikalahkan petenis muda Australia, Novak Palombo, namun tetap bisa mengikuti babak Consolation untuk menentukan peringkat. Satu per satu lawan dari Inggris, Brasil, China dan AS ia kalahkan.

Setelah di Wimbledon, Ethan akan melanjutkan tur Eropa-nya ke Open Stade Français di Saint-Cloud, Paris, Prancis (13-18 Juli), Tennis Europe U14 d’Annecy di Annecy, Prancis (20-25 Juli), diikuti Internationale Deutsche Tennismeisterschaften U14 di Kreis Düren, Jerman (27 Juli-1 Agustus), salah satu turnamen junior internasional tertua dan paling kompetitif di Eropa. 

Ethan yang kini berlatih di West Tennis Academy Jakarta itu menutup tur dengan partisipasi di ITF World Junior Tennis Finals di Prostějov, Republik Ceko (3-8 Agustus), turnamen puncak beregu internasional U14—Indonesia telah berhasil lolos ke World Group. Padat banget jadwalnya!

Ethan Jake Frans jadi atlet pertama di bawah naungan Mangkunegaran, bersama K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X

Partisipasi Ethan di ajang kompetisi Eropa yang ambisius ini didukung aktif oleh Mangkunegaran, sebagai bagian dari inisiatif jangka panjang yang diinisiasi oleh K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X dengan misi utama mengembangkan dan mendampingi generasi muda Indonesia yang unggul, salah satunya bidang olahraga.

Mangkunegaran mendukung secara aktif atlet-atlet muda Indonesia di kompetisi internasional, dan Ethan adalah atlet pertama yang menerima naungan Mangkunegaran.

“Ethan tidak sekadar bermain tenis. Ia menulis sejarah untuk dirinya, untuk keluarganya, dan untuk Indonesia. Diundang ke Wimbledon bukan karena mengikuti kualifikasi, melainkan karena dunia tenis mengakui kemampuannya, adalah pencapaian yang tidak ternilai,” ujar K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X, yang juga pemain dan penggemar olahraga tenis. 

Bagi Mangkunegaran, dukungan kepada Ethan bukan sekadar gestur simbolis. Ini adalah pernyataan tentang Mangkunegaran di era ini—sebuah institusi yang telah berusia hampir tiga abad, namun tetap hadir dan relevan dalam setiap babak penting kehidupan bangsa. (f)

Baca juga:
Adjani Zahra, Energi yang Tumbuh dari Paduan Olahraga dan Seni
Keindahan Bawah Laut, Dunia Lain Ribka Malise
3 Model Indonesia di Runway Men's Fashion Week Spring/Summer 2025



 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?