Jangan Tertipu Testimonial Palsu di Toko Online
29 Apr 2016
Foto: Fotosearch
Salah satu trik
online shop untuk menarik minat calon pembeli adalah dengan
mencantumkan testimoni pelanggannya. Sayangnya, menurut penelitian Cornell University, 30% dari
product review di internet ternyata palsu. Beberapa
online shop membayar orang yang disebut
buzzer atau influencer untuk menulis testimoni positif tentang produknya. Padahal, belum tentu produk atau pelayanan di
online shop tersebut bagus. Agar tak terjebak, berikut ini cirinya:
- Bahasa yang digunakan terkesan kaku dan formal, layaknya sebuah deskripsi produk yang ditulis perusahaan.
- Akun pengulas sering menulis review produk dengan nada yang selalu positif.
- Terdapat dua atau tiga ulasan yang sama untuk satu jenis produk.
- Penulis review menyebut secara berulang nama merek dan tipe produk.