Foto: Fotosearch
1/ Pemasukan
Saat anak anda mulai menerima uang, contohnya dari uang jajan, adalah waktu tepat untuk mengajarkan mereka menabung dan membuat perencanaan pengeluaran.Berikan anak kontrol dan pilihan terhadap berapa besar uang yang disimpan dan dibelanjakan. Dengan memberi mereka kontrol seperti ini, Anda akan menaruh tanggung jawab lebih kepada mereka dalam membuat keputusan besar.
2/ Pengeluaran
Anda tidak semestinya melarang bagaimana mereka menggunakan uang mereka. Bagi anak-anak, beberapa puluh ribu dapat terlihat sangat besar. Tekankan bahwa saat mereka belanja, maka uang tersebut telah habis dan Anda tidak memberikan mereka uang tambahan segera.
3/ Pentingnya Menabung
Jika mereka bertanya, “Buat apa menabung?” Begini jawabnya. Pertama, menabung adalah untuk masa depan mereka. Kedua, menabung bisa untuk membeli sesuatu yang mereka inginkan dalam jangka pendek. Ketika mereka menentukan berapa jumlah untuk ditabung, Anda kemudian dapat menanyakan kembali kepada mereka berapa banyak yang akan mereka sisihkan untuk masa depan dan pengeluaran jangka pendek.
Misalnya, anak sedang menginginkan mainan lego. Anda bisa mengajari anak, perhitungkan berapa persen dari uang mereka yang harus disisihkan setiap harinya untuk tabungan agar dapat membeli barang yang mereka inginkan itu.
Seiring anak bertambah umur, mereka akan mulai ingin membeli berbagai macam kebutuhan pribadi seperti sepeda, komputer, gadget, dan lain-lain. Untuk itu, mereka mulai butuh perencanaan jangka panjang. Yang paling penting adalah pembelajaran dalam kebiasaan mereka menabung jauh lebih penting dari pada progres keuangan mereka.
4/ Buka Sebuah Rekening Bank
Anda dapat mengunjungi bank terlebih dahulu untuk mengecek produk apa yang tepat untuk anak Anda. Terkadang banyak bank memberikan insentif tersendiri bagi rekening-rekening kecil sebagai penyemangat masyarakat menabung. Bank menganggap insentif bagi rekening-rekening kecil sebagai bagian promosi yang nantinya dapat berkembang menjadi konsumen yang loyal.
Saat Anda pergi bersama anak anda ke bank, izinkan Costumer Service menjual produknya secara langsung kepada anak anda terkait produk yang sudah anda pilih sebelumnya. Anak anda pastinya akan merasa lebih bertanggung jawab terhadap pilihan apapun yang mereka buat nantinya.
5/ Teratur Membuat Catatan
Di hari yang sama saat anda membuka rekening bank, pergilah berbelanja bersama anak anda dan belilah sebuah buku catatan kecil untuk anda gunakan sebagai catatan khusus terkait rekening anak anda. Memulai dengan catatan ringan seperti ini akan membantu ketika anak bertambah dewasa dan mulai mengerti tentang pajak, biaya administrasi dan perihal akuntansi secara keseluruhan.
Anda dapat langsung menyisihkan berdasarkan kesepakatan bersama dan menaruh uang tersebut ke rekening anak. Proses ini dapat membantu kebiasaan menabung sebelum berbelanja, sekaligus dapat meluangkan waktu bersama anak, terutama jika Anda menggabungkan bersama beberapa aktivitas lainnya seperti jalan-jalan ke taman atau selepas dia pulang sekolah dan jalan-jalan ke mal. Menabung seharusnya menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi anak.
Penulis:
Azlan Shah, Kontributor
Penulis adalah lulusan Fakultas Teknik dan Perencanaan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, memiliki pengalaman finansial di Jiwasraya dan sekarang menjadi partner finansial Fibo Group Indonesia dan menulis di berbagai website finansial.