Punya pacar juga berarti tambah kewajiban. Si dia pasti pengen diperhatikan juga. Makanya kalau mau pacaran, harus siap kalau bertambah satu orang lagi yang harus kita perhatikan.
Tapi, nih, bukan berarti kita wajib mengorbankan segalanya demi si dia. Mumpung masih pacaran, pertimbangan kita (dan 'teganya' kita) nggak harus disamakan dengan pasangan yang menikah, kan....
Bukan si dia seorang
Pernah nggak terpikir kalau pacaran dengan si dia sama dengan 'pacaran' dengan keluarganya? Kalau keluarganya ramah, sih, nggak masalah. Tapi kalau reseh? Adiknya rewel dan manja, ibunya cerewet, gimana, dong?
Sebenarnya, sih, prinsip untuk mendekati keluarganya tergantung kita. Mau melanjutkan hubungan ke tingkat lebih serius nggak? Siap-siap, deh, pdkt dengan keluarganya, walau mereka tinggal di kota lain. CC