Ketika perkawinan pertama gagal dan mereka menikah untuk kedua kalinya, pria memilih wanita yang lima tahun lebih muda. Dan, ketika akan menikah untuk ketiga kalinya, pria memilih wanita delapan tahun lebih muda. Mereka menganggap semakin muda usia wanita, semakin mudah juga ‘dibentuk’ menjadi istri yang baik.
Wanita yang berani menolak terlihat lebih menantang dan pintar. Itu juga membuktikan bahwa mereka berada dalam pernikahan yang seimbang alias saling mendominasi. Terbukti, nih, semakin banyak pria yang menganggap istri sebagai partner, bukan ‘bawahan’. (FAI/FOTOSEARCH)