1. Bos Perfeksionis
Ciri khas:
Biasanya pintar, suka ketertiban, disiplin, dan menyukai kesempurnaan. Dia juga mempunyai cara bekerja yang dipercayainya paling baik untuk menghasilkan sesuatu yang paling bagus juga.
Minus:
Ritme dan cara kerja si bos harus jadi patokan bagi anak buahnya. Sulit untuk memuaskan tipe ini dari segi kualitas kerja karena sempurna bagi kita, belum tentu sempurna di matanya.
Tip menghadapi:
“Jadikan kinerja bos sebagai pembelajaran—kita bisa berguru kepadanya. Ikuti ritme kerjanya sampai titik di mana kita tidak dapat lagi mengikuti iramanya. Ikuti tuntutan kesempurnaannya sampai kita menyerah.”
Ketika sudah merasa tidak kuat lagi mengikuti 'aturan main' si bos, secara diam-diam kita bisa, kok, menggunakan cara pribadi untuk menyelesaikan pekerjaan. Kalau sesuatu dikerjakan dengan sepenuh hati, nih, siapa tahu hasilnya akan lebih bagus.
“Kalau ternyata hasilnya lebih baik, segera katakan pada bos bahwa kita mencoba cara-cara baru dan berhasil. Jika hasilnya kurang bagus, tanyakan kepadanya adakah cara lain yang bisa dicoba bersama dan menghasilkan yang terbaik,” ujar Anies.
Bila si bos belum puas juga, ya, biarkan saja dia dengan sikap perfeksionisnya. Paling tidak, kan, kita sudah berusaha untuk jadi lebih sempurna.
2. Bos Mau Tahu
Ciri khas:
MTA alias mau tahu aja dengan setiap hal yang kita kerjakan—bahkan hingga ke rincian detailnya!