Puasa bikin performa kerja nggak optimal? Wah, nggak banget, tuh!
Cukup Waktu
Saat bulan puasa, biasanya kita punya jam kerja yang lebih sedikit karena ‘diskon’ jam kerja oleh perusahaan. Supaya pekerjaan bisa selesai seperti di hari biasa, maka kita bisa gunakan waktu makan siang untuk menebus jam kerja yang berkurang itu.
“Biasanya kita punya waktu istirahat makan siang selama sejam penuh. Waktu tersebut bisa kita gunakan untuk bekerja, namun tentu saja bukan berarti kita nggak beristirahat sama sekali. Cukup pakai waktu 30 menit untuk bekerja, sisanya untuk hal lainnya. Misalnya untuk shalat 15 menit, lalu 15 menit lagi kita gunakan untuk melakukan hobi kita, seperti membaca novel,” kata Nurul Yulianti, konsultan karier Experd.
Pastinya, nih, kita juga kudu menjalankan prioritas kerja yang sudah dibuat. Jika berencana menyelesaikan tugas A sebelum makan siang, maka kita harus konsekuen dengan rencana kita. Asal kita mengerjakan tugas berat di waktu produktif, maka tugas tersebut akan terasa lebih ringan dan dapat diselesaikan.
Saat berpuasa kita sering sulit berkonsentrasi. Maklum, pas sedang berusaha serius bekerja, perut ‘berteriak’ minta diisi. Salah satu trik biar tetap fokus adalah dengan berpikir positif. Anggap saja pekerjaan sebagai bagian dari ibadah yang mesti kita lakukan tulus.
Walau kita harus fokus pada pekerjaan, boleh saja, kok, melakukan selingan di tengah rutinitas kantor. Bila sekitar pukul 11-an kita sudah merasa sulit berkonsentrasi, lakukan, deh, senam ringan seperti memutar badan ke kiri dan ke kanan. Bisa juga, tuh, meregangkan tangan dan kaki supaya otot menjadi lebih nyaman. CC