- Baca script dengan teliti.
- Berkenalan dengan partner kerja bila kita harus nge-MC berdua. Jangan lupa membahas bagian masing-masing!
- Visualisasikan acara yang akan berlangsung sehingga kita tahu apa yang paling tepat untuk diucapkan atau dilakukan. Kalau perlu buat penelitian untuk kalimat ice breaking-nya.
- Peka, tenang, dan cepat tanggap terhadap segala situasi yang tak terduga.
Ups!
- Saltum
Hal ini sebenarnya bisa kita antisipasi dengan membawa back-up sendiri. Makanya kita harus mencari informasi selengkap-lengkapnya sebelum hari-H. Kalau pun sudah telanjur salah, lebih 'aman' kalau kita mengakuinya. Bilang saja, “Namanya juga MC boleh, dong, tampil beda dari undangan.” Semoga lain kali nggak terulang, ya!
- Lidah 'keseleo'
Jika menyangkut hal yang penting, seperti nama, gelar, tempat, atau urutan acara berarti harus segera diperbaiki. Tapi lihat juga situasinya, kalau audiens nggak sadar kita nggak perlu meralatnya. Karena kalau diperbaiki justru mereka sadar bahwa itu adalah suatu kesalahan.
- Jatuh atau tersandung di panggung
Sebenarnya kita nggak perlu minta maaf karena sudah kejadian dan orang juga nggak peduli. Tapi mungkin kita bisa menjadikannya sebagai bahan jokes atau ice breaking dari acara tersebut. Nggak ada salahnya, tuh, tertawa bersama audiens sambil bilang, “Waduh, lantainya kayaknya nggak rela kalau saya dandan keren!”, misalnya. CC