Duda nggak bisa disamakan dengan pria lajang meskipun statusnya sama-sama bebas alias nggak terikat dengan wanita lain. Ada lebih banyak faktor yang harus Anda pertimbangkan sebelum menjalin hubungan dengan seorang duda. Agar nggak salah langkah, lakukan beberapa hal berikut
Cek Masa Lalu
Jika si dia menjadi duda karena perceraian, cari tahu dengan pasti penyebabnya. Kalau memang kesalahan berasal dari dia dan cukup besar, misalnya perselingkuhan atau KDRT, lebih baik tinggalkan saja. Bisa jadi kejadian yang sama menimpa Anda. Nggak semua pria bisa belajar dari kesalahannya, tuh.
Menghargai Kenangan
Jika si dia menjadi duda karena sang istri meninggal dunia, tetap hargai kenangan mereka. Jangan marah ketika dia teringat mantan istrinya karena itu bukan berarti dia nggak serius menjalin hubungan dengan Anda.
Dekat dengan Anaknya
Jangan berusaha memisahkan dia dari anak-anaknya. Justru kedetakannya dengan anak membuktikan dia pria yang bisa diandalkan sebagai seorang ayah. Anda malah harus pikir dua kali jika dia nggak berniat mengasuh anak-anaknya—bukan calon suami dan ayah yang baik, tuh!
Hak Asuh
Tanyakan sejak awal bagaimana hubungannya dengan mantan istri terkait hak asuh anak—siapa yang mengurus anak, besar biaya yang dikeluarkan setiap bulannya, dan seberapa sering mereka akan bertemu. Hal ini penting diketahui sebelum Anda menikah dengannya.
Berteman dengan Mantan
Jika hubungannya dengan mantan istri masih sangat baik, nggak ada salahnya Anda juga membuka pintu pertemanan. Nggak perlu terlalu akrab jika Anda merasa segan. Yang terpenting, nggak perlu mendaftarkannya sebagai musuh abadi Anda. (FAI/FOTOSEARCH)