Penyebabnya, ketika patah hati, otak memproduksi neurotransmitter (pesan otak) yang bisa meningkatkan kadar hormon androgen. Hal ini memicu terjadinya androgenic alopecia alias kebotakan pada wanita.
Dengarkan lagu sedih
Penelitian yang dipimpin oleh Chan Jean Lee dari University of California, Berkeley, menemukan fakta bahwa salah satu obat terbaik untuk menyembuhkan patah hati adalah mendengarkan lagu-lagu sedih.
Dalam penelitian tersebut, 108 responden diminta memilih lagu yang paling cocok untuk suasana hati mereka ketika putus cinta. Mayoritas dari mereka memilih lagu-lagu sedih daripada lagu dengan lirik bersemangat.
Menurut mereka, lagu sedih membuat mereka merasa nggak sendiri dan memiliki ‘teman seperjuangan’, yaitu si penyanyi. Tingkat stres para responden pun berkurang setelah mendengarkan lagu yang bisa mewakili suasana hati.
Jadi, sudah siap, dong, melupakan si dia? (FAI/FOTOSEARCH,IST)