Career
Menghindari Aib Bos

21 May 2012

Kita nge-gep-in atasan melanggar peraturan perusahaan. Apalagi, nih, ketika dia meminta kita untuk menutupi 'kejahatannya'. Maunya kita, sih, langsung membeberkan kelakuan atasan pada perusahaan supaya kita nggak lagi terlibat atau menderita. Tapi sebelumnya, masih ada cara lain yang lebih halus, tuh, untuk menghentikannya. Berikut tip dan triknya!

'Mendua'
Eits, atasan bukannya selingkuh dengan cewek selain istrinya, tapi menduakan pekerjaan alias punya side job. Gara-gara sibuk dengan pekerjaan yang satunya, dia sering mengalihkan tugasnya ke kita. Kita jadi sering lembur, deh!
Solusi:
Kita kudu berani mengungkapkan keberatan kita padanya. Jika pembicaraan dari hati ke hati tidak berhasil, maka kita bisa memberitahu atasannya. Dalam kasus ini, jangan pernah menutupi kesalahannya. Soalnya, nih, dia akan makin leluasa berbuat kesalahan di kemudian hari.





Advertisement
Kambing hitam

Suatu proyek tidak berjalan mulus gara-gara perusahaan merekrut klien yang salah. Padahal sebelumnya kita sudah memberitahukan atasan mengenai nilai minus klien tersebut, tapi  nggak digubris. Giliran acaranya gagal, dia menyalahkan kita di depan presdir perusahaan. Jadi kambing hitam, deh....
Solusi:
Tegaskan kembali instruksi bos melalui email yang juga kita cc-kan ke atasan atau rekan kerja lain. Perlu juga, tuh, kita menulis notulen hasil kesepakatan bersama dan menyertakan nama sang pemberi ide. Jika nantinya terjadi kesalahpahaman, kita pun mudah menelusuri jejak 'penjahatnya'.

Pribadi tapi...
Baru lima menit menggunakan telepon kantor, atasan memelototi kita. Faktanya, nih, kita sering gap-in dia menelepon pacarnya hampir setengah jam. Belum lagi penyalahgunaan fasilitas kantor lainnya, seperti memakai kendaraan dinas saat sedang cuti. Dasar....
Solusi:
Cari cara 'terselubung', misalnya menegaskan peraturan kantor. Di saat rapat boleh, tuh, kita bertanya ke forum mengenai ketentuan penggunaan fasilitas kantor. Kalau perlu ajukan ide tentang batas penggunaannya. Jika seluruh peserta rapat mencapai kesepakatan bersama, maka sanksi yang berlaku untuk pelanggar juga jelas. Jika ada yang nekat menyalahgunakannya, kita pun bisa lebih bebas mengungkapkan faktanya. Kan, sudah ada di notulen rapat! CC




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?