Sebagian besar dari kita pasti pernah mengalami stres dalam pekerjaan kita. Tapi apakah perlakuan atasan benar-benar sudah kelewatan? Apakah dia memberi kita proyek 'ajaib' dengan deadline yang lebih tidak masuk akal? Apakah bos sering mempermalukan kita dengan marah-marah di depan rekan sekerja? Jika ya, itu tandanya kita pernah mengalami kasus penyelewengan atau ‘sikut-sikutan’ di tempat kerja.
Sang pelaku
Pelakunya adalah provokator dan penindas yang terus-terusan memperlakukan seseorang di kantor dengan semena-mena, tidak perduli jender, ras ataupun usia. Si pelaku akan memberi tugas yang banyaknya tidak masuk akal termasuk pekerjaan yang tidak perlu, irasional, dan bahkan mungkin yang seharusnya tidak termasuk dalam job description kita.
Siapa sasarannya?
Kasus sikut-menyikut di tempat kerja bisa menimpa berbagai macam tipe orang, tapi ada beberapa karakteristik mendasar yang dimiliki hampir setiap korbannya. Korban sangat setia dengan tugas-tugasnya dan biasanya lebih terampil. Mereka sangat memahami lingkup pekerjaan mereka, lebih mudah disukai orang dan memiliki kemampuan sosial yang lebih baik.