Sex & Relationship
Langkah Setelah Patah Hati (part 2)

9 Jul 2012

Sebulan kemudian
Keluar, dong!
Oke, cukup bersedihnya! Yap, kebanyakan menangis malah merugikan—tubuh tambah gemuk karena kebanyakan ngemil, mata sembap, wajah kucel. Terbayang, kan, betapa senangnya mantan saat bertemu kita di jalan dan kita penampilannya kacau. Dipikirnya kita nggak bisa melupakan dirinya!
Waktunya mencoba hal baru yang seru. Ambil kursus watersports seperti renang atau diving. Olahraga air bakal meningkatkan hormon endorfin yang membuat tubuh kita lebih nyaman dan segar. Lagipula, kekesalan kita jadi tersalurkan.
Mau yang lebih ekstrim? Cek promo tiket traveling ke luar atau dalam negeri—pastikan lokasinya belum pernah kita kunjungi. Lebih praktis kalau kita bergabung dengan klub backpacking lainnya. Nggak hanya dapat pengalaman baru tapi juga kenalan baru! Minimal pikiran kita nggak hanya terfokus pada mantan.


Sudah dua bulan, nih!
Serba hemat     
Benar, efek positif berstatus single bikin keuangan kita lebih mudah ditekan. Jadi jarang, kan, yang namanya nonton atau makan di luar. Hasilnya, tabungan kita bisa digunakan untuk hal lain yang lebih berguna.
Contohnya, kita bisa berlib
ur ke daerah impian, mulai mencicil kendaraan sendiri. Tuh, kan, jadi cewek single banyak keuntungannya.
Advertisement
Mulai minta bantuan teman agar menjodohkan kita, dan nggak perlu membandingkan cowok baru ini dengan mantan. Setiap orang pasti, lah, sifatnya beda. Biasanya gebetan baru ampuh mengobati sakit hati.
FYI, cowok cenderung menjaga hubungan baik dengan semua mantannya. Jadi nggak usah bingung kalau mantan masih sering menghubungi kita. Jangan ditanggapi terlalu serius apalagi berharap mantan kembali pada kita. Sedikit jual mahal, boleh, dong.

Lewat tiga bulan
Teman dekat
Harusnya, kita sudah nggak merasa terpuruk lagi. Semua soal mantan sudah dilupakan! Keterlaluan, nih, kalau kita masiiih saja menangisi mantan. Apalagi kalau si dia sudah menemukan pacar baru.
Nggak usah menghindar kalau suatu saat kita bakal bertemu mantan—terutama jika kita dan mantan memiliki teman nongkrong yang sama. Jadikan saja mantan sebagai teman dekat kita, karena sudah saling mengenal satu sama lain.
Dari situ kita bisa membandingkan, mungkin saja mantan memang lebih seru kalau dijadikan sahabat.

Kalau si dia sekarang sikapnya lebih baik, kariernya makin oke, dan pikirannya tambah dewasa, boleh aja, kok, memikirkan tawarannya untuk balik. Anggap saja kita memulai hubungan baru dengan cowok baru. Asalkan mantan juga masih single dan kita nggak sedang dekat dengan cowok lain, ya. CC




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?