Sex & Relationship
Jomblo Forever (Part 1)

13 Aug 2012

Rasa-rasanya nggak ada yang salah dalam diri kita. Tapi... seumur hidup kita belum pernah merasakan pacaran. Sebelum pasrah menerima jika kita ditakdirkan melajang, kita perlu kenalan lagi dengan diri sendiri. Siapa tahu kitalah yang justru menciptakan kondisi itu.

Menurut psikolog Nessi Purnomo jomblo atau tidak adalah pilihan. Bisa saja seseorang yang sebenarnya bisa punya pacar, tapi dia nggak mau (dulu), karena sedang fokus berkarier atau menemukan kebahagiaan lain di luar urusan percintaan.



Advertisement
"Termasuk juga jika kita mendapatkan contoh yang salah. Misalnya melihat sahabat berulang kali disakiti pacarnya, maka akan menimbulkan paradigma sendiri kalau pacaran adalah hal menyakitkan, sehingga memilih menjomblo," papar Nessi.

Penyebab lainnya adalah ortu punya batasan tertentu untuk calon pacar kita: minimal sarjana, harus dari suku tertentu, punya penghasilan minimal sekian juta rupiah, dan sebagainya. Kalau syarat tersebut tidak dipenuhi, susah banget dapat restu dari ortu.

Namun, kembali lagi, kita bisa memilih melanggar aturan tersebut untuk mengejar cinta kita atau menurut saja yang bikin kita masih menjomblo. Bukan itu saja, patokan kita soal pacar impian juga bakal menghambat menemukan si dia. CC




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?