Lama-lama perasaan cinta dan ingin menjadikannya sebagai pacar lebih dominan daripada sebatas sahabat, deh.... Bisa jadi si dia hanya menganggap kita orang terdekat tanpa perasaan istimewa.
Weekend bareng yuk!
Nggak usah nunggu si dia mengajak kita duluan. Kita kudu lebih aktif, setiap weekend ajak si dia makan atau nonton bareng. Minta dia datang ke rumah kita, alasannya kita butuh bantuannya memperbaiki komputer yang rusak. Dijamin, deh, semakin sering bertemu kita, si dia akan menganggap kiat lebih dari teman.
Tambah cerdas
Setiap ketemu hanya membahas yang itu-itu saja, sih, bosan juga. Tambah pengetahuan kita lewat baca dan browsing internet. Pasti bahan omongan kita dan si dia jadi lebih beragam. Apalagi kalau kita tahu yang nggak dia tahu, pasti dia kagum banget sama pengetahuan kita yang luas.
Buang jauh-jauh rasa gengsi kita. Sesekali beri kejutan agar si dia nggak bosan bertemu kita. Contohnya, nih, jika saat ultah kita hanya mengucapkan selamat, sekarang beri hadiah spesial. Kirimkan juga kue-kue buatan kita yang memang dibuat untuknya.
Bikin pesta kecil bareng teman dekat-dekatnya agar dia senang. Sstt... pastikan teman-temannya akan bilang kalau pesta itu ide kita saat si dia menanyakan ;)
Super perhatian
Gimana si dia bisa tahu perasaan kita kalau nggak ditunjukkan? Nggak perlu heboh, kok, cukup perhatian kecil saja. Misalnya, nih, mengingatkan si dia makan siang atau menengoknya waktu sakit.
Kita juga kudu siap jadi tempat curhatnya setiap kali dia punya masalah. Rajin-rajin, deh, meneleponnya buat menanyakan kabarnya—tapi jangan keseringan. Meski hanya perhatian kecil, si dia pasti senang banget, deh.
Punya hobi baru
Cowok biasanya suka banget dengan cewek yang hobinya sama dengannya. So, ajukan diri buat menemaninya mengerjakan hobinya, meski kita nggak minat sekalipun.
Misalnya, si dia suka banget mengutak-atik mobilnya, belikan saja beberapa majalah otomotif. Bila si dia suka olahraga alam seperti naik sepeda atau snorkeling, boleh juga, tuh, menemaninya. CC