Segudang godaan biasanya malah 'mampir' sebelum hari H dan harus kita waspadai, seperti yang berikut ini....
'Campur-campur!'
Kita dan si dia boleh saja merencanakan pernikahan, tapi biasanya keluargalah yang berkuasa menentukan segala persiapannya. Mulai dari foto pre-wed, gedung pernikahan, hingga MC pas hari H!
Terjebak bersama keluarga besar yang terlalu turut campur memang tidak menyenangkan. Demi pernikahan impian, kita dan si dia kudu kompak, tuh, mengungkapkan keinginan kita dan berkompromi dengan mereka!
Boros atau hemat?
Ngaku, deh, kita pasti lebih mudah tergoda sale beberapa saat menjelang pernikahan karena kebutuhan yang makin meningkat. Sebelum tergiur diskon besar-besaran, pastikan dulu kalau kita hanya membeli barang untuk keperluan pernikahan.
Mantan oh mantan
Saat sedang ribet-ribetnya mengurus pernikahan, salah satu mantan malah kembali menghubungi kita. Parahnya kita pun menikmati obrolan dengan si dia dan kembali bernostalgia.
Jika nggak mau rencana pernikahan berantakan, jangan ragu untuk menjaga jarak dengan sang mantan. Pikirkan, deh, kesalahan si dia yang membuat kita putus darinya. Pasti kita ilfeel lagi!
Is he the one?
Pernikahan sudah di depan mata, tapi tiba-tiba kita merasa ragu kalau si dia adalah Mr Right. Apalagi, nih, kita juga berkenalan dengan cowok baru yang (sepertinya) lebih keren dari si dia!
Daripada pusing menebak-nebak, buatlah daftar kelebihan dan kekurangan calon suami kita. Jika kekurangan si dia nggak berarti bagi kita, maka nggak ada alasan, kan, untuk melepaskannya hanya demi seseorang yang baru kita kenal....
Ngakunya, nih....
Si dia memberikan pengakuan yang sangat mengejutkan beberapa hari menjelang pernikahan? Meski rasanya berat, kita tetap perlu mendengarkan seluruh penjelasannya.
Kalau pengakuannya tentang hal yang dia lakukan di masa lalu, sih, nggak perlu diambil pusing. Sebaliknya, kita kudu bersikap tegas jika dia mengaku masih mengonsumsi narkoba atau masih mencintai mantannya. Godaan untuk memutuskan si dia pun sulit ditolak! CC