Nggak ada alasan jadi bete dengan adanya rekan kerja baru. Semakin kita nggak suka dan defensif dengan kehadiran dia, dia akan semakin ‘kencang’ dan menolak berhubungan dengan kita. Perseteruan ini bisa makin tajam karena ego masing-masing yang enggan mengalah.
Hal pertama yang bisa membuat kita tetap ‘di atas angin’ adalah sikap profesional. Selalu pasang senyum manis, siap membantu, dan tentu saja mengerjakan pekerjaan kita dengan baik dan beres. Pekerjaan yang beres adalah inti keberadaan kita di kantor, kan?
Kedua, jangan lupa bahwa jadi anak lama justru punya nilai lebih sendiri!
Manfaatkan pengetahuan lebih kita untuk membimbing si anak baru untuk beradaptasi dalam lingkungan kantor kita. Dan, dijamin, deh, nggak hanya bos yang angkat jempol bagi kita, tapi kita juga jadi berteman sama si anak baru itu. Dia bisa berbagi pengetahuan atau informasi baru yang dibawanya, sebagai timbal baliknya, kita memberi tahu kebiasaan-kebiasaan unik yang ada di kantor. Lagipula, kalau bisa berteman, kenapa juga mesti menciptakan musuh? CC