Terjebak satu ruangan hanya dengan bos? Mesti ngomong apa, nih....
Situasi 1: Hanya Berdua
Kita hanya berdua di dalam lift dengan pimpinan perusahaan. Dia menyapa duluan dan bilang, “Selamat pagi.”
Don’t:
Do:
Cari tahu, dong, informasi tentang atasan kita, misalnya hobi atau keluarganya. Jadi ketika kita ‘terjebak’ dalam lift hanya dengan atasan, kita bisa bilang, “Selamat pagi, Pak/Bu. Masih sering main tenis kalau hari Minggu?” Ini bisa menjadi pembuka jalan untuk menjalin hubungan yang akrab dengannya (walau 90% kemungkinan dia nggak tahu siapa kita).
Situasi 2: Bos di Pintu Saat Terlambat
Lagi-lagi kita terlambat masuk kantor. Biasanya, sih, kita ‘selamat’. Tapi hari ini bos berdiri tepat di pintu saat kita berjalan santai masuk kantor.
Don’t:
Do:
Cukup tersenyum padanya dan nggak usah mempermasalahkan keterlambatan kita. Kalau dia menanyakan alasan kita terlambat, baru, deh, kita jawab. Sebagai bayarannya, kita harus tahu diri dengan pulang lebih larut. Jadikan juga ini pelajaran untuk tidak telat lain waktu. Hari ini kita bisa aman menghindari omelan atasan, tapi besok-besok… belum tentu!
Situasi 3: Antre di Toilet
Pas antre di toilet, tiba-tiba atasan kita masuk dan ikut antre. Mesti ngomong apa, ya?
Don’t:
Mempersilakan dia antre di depan kita. Ini mengesankan kalau kita termasuk orang yang mudah diinjak dan… sedikit cari muka.
Do:
Pergi ke toilet adalah waktu pribadi semua orang. Jadi, kalau kita berada dalam situasi ini, hindari percakapan. Cukup tesenyum dan tidak perlu memaksakan diri untuk berbasa-basi. Jika dia mengajak bicara, barulah kita menanggapinya. Cita Cinta