Kadang-kadang keluar dari pekerjaan adalah satu-satunya cara untuk menyelamatkan kesehatan mental dan fisik Anda. Kalau stres dan tekanan dalam pekerjaan sudah mengganggu fisik dan emosi Anda, akibatnya rambut Anda rontok, tekanan darah meningkat, sering sakit kepala, dan insomnia alias susah tidur. Kalau sudah begini, waktunya Anda berhenti dari pekerjaan Anda. Mungkin Anda bisa mengatasi tekanan darah tinggi, tapi apa benar Anda harus mempertaruhkan kesehatan Anda demi pekerjaan?
Jika Anda memutuskan untuk berhenti, buatlah semua orang memahami alasan Anda. Ini adalah faktor penting yang menentukan berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk sembuh dari trauma yang disebabkan oleh peristiwa sikut-menyikut tersebut. Jangan meninggalkan pekerjaan Anda sambil memendam semua kemarahan Anda. Yang paling parah adalah jika Anda keluar karena merasa terdesak dan tanpa menjelaskan peristiwa yang telah Anda alami. Kalau sudah begitu bisa memakan waktu setahun lebih bagi Anda untuk sembuh dari trauma.
Jangan pergi diam-diam tanpa penjelasan. Yakinkan bahwa seseorang di kantor Anda tahu mengapa Anda keluar. Ada kemungkinan korban yang lain akan bisa membela diri setelah mendengar hal yang menimpa Anda, mungkin juga tidak. Dan ada kemungkinan si pelaku tetap bekerja di kantor tersebut. Tapi paling tidak, meskipun Anda kehilangan pekerjaan Anda, harga diri masih Anda miliki, dan itu tidak ternilai harganya.