Career
Bukan Karyawan Biasa

12 Jul 2010

Perilaku oke!
Hari gini, gelar bahkan pengalaman bukan syarat mutlak yang menentukan kita pasti cepat dapat promosi. Wajar aja, persaingan antar karyawan makin ketat dan bujet perusahaan tentu terbatas. Nggak sedikit, tuh, perusahaan yang baru mengangkat karyawannya setelah berumur di atas 30 tahun dengan alasan perilaku.

- Stop mengeluh

Perhatikan, deh, hampir setiap jam makan siang, diiisi dengan bergosip dan mengeluh. Menurut Ardiningtiyas Pitaloka (Pipit), Senior Consultant dari konsultankarir.com, terkadang kita sering nggak selektif saat mengeluh. Seakan-akan kita hanya menyalurkan emosi negatif ke sesama rekan kerja. Lebih baik pikirkan betapa beruntungnya kita memiliki kerjaan—di luar sana, kan, masih banyak yang menganggur.
 
“Nggak perlu ikutan memanas-manasi jika rekan kerja curhat. Cukup dengarkan dan beri solusi yang tepat. Lebih baik jadikan keluhan itu sebagai pemacu meningkatkan kinerja kita,” ujar Pipit.

- Kooperatif, dong

Advertisement
Ada kalanya atasan menugaskan kita memegang proyek bersama rekan kerja. Masalahnya, nih, nggak semua orang bisa bekerja dalam tim—apalagi kalau idenya nggak sejalan dengan kita. Langsung, deh, kita berinisiatif mengambil alih seluruh tugas.
 
Kita lupa, nih, inisiatif memang diperlukan, tapi mungkin saja, kan, atasan menyuruh kita bekerja sama untuk menilai kemampuan kita meng-handle tim. Bila kita terlalu sering bekerja sendiri, kita bisa dinilai suka meremehkan orang lain oleh atasan—lagipula kapan lagi karyawan baru bisa belajar kalau kita saja nggak peduli dengannya?
 
Biasakan memulai diskusi terbuka dengan seluruh tim sebelum menentukan rencana kerja. Percaya, deh, pasti banyak ide segar dan kreatif yang dihasilkan karyawan baru—mereka, kan, lagi semangat-semangatnya, tuh. CC




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?