1.Gaptek
Kita mungkin nggak habis pikir mengapa dia bisa menjadi atasan kalau melakukan hal mudah saja tidak bisa. Bukankah bos seharusnya tahu segalanya?
Menurut konsultan karier, Yani Karina Tasha, ada dua alasan mengapa bos malas mengenal teknologi.
“Mereka nggak punya waktu untuk mempelajarinya atau merasa punya anak buah untuk mengerjakan hal itu. Sikapnya bisa dibenarkan, karena semakin tinggi posisi seseorang, seharusnya lebih fokus pada pekerjaan yang sifatnya strategik, bukan lagi administratif.”
Namun demikian, untuk hal yang menguntungkan bos seperti membuka e-mail, sih, ada baiknya kita mengajarkan caranya—biar dia nggak melulu tergantung kita.
“Kalau Bapak/Ibu bisa membuka e-mail, kan, bisa langsung membalas surat penting yang masuk sewaktu-waktu,” adalah alasan tepat untuk membujuk mereka, tuh!
2.Antikritik
“Jujur saja, kita yang bawahan kadang-kadang malas dikritik, dong. Karenanya kita pun harus pintar mengemas kritik yang ingin disampaikan pada bos, sehingga bentuknya menjadi seperti masukan,” jelas Yani.
Dan menurut Yani, mau atau tidaknya bos menerima masukan tergantung dari sifatnya juga…. CC