Bereskan seluruh pekerjaan sebelum cuti bulan madu!

"> Bereskan seluruh pekerjaan sebelum cuti bulan madu!

"> Bereskan seluruh pekerjaan sebelum cuti bulan madu!

" /> Ayo, Fokus!
Career
Ayo, Fokus!

12 Jul 2010

Cuti sekian hari untuk berbulan madu memang harus dinikmati, dong. Saking enaknya, rasanya kita masih 'jetlag' dan belum tuned in waktu harus kembali bekerja. Supaya, nggak, tulalit pas masuk kantor, sebelum cuti sebaiknya:

Bereskan berkas
 Letakkan semua berkas yang diperlukan di tempat yang mudah diakses. Kalau ada hal-hal yang urgent, jangan sampai menyulitkan atasan atau rekan kerja karena berkas itu terletak di tempat yang 'tersembunyi'. Kita juga nggak perlu pusing sendiri mencari-cari berkas itu sewaktu kembali bekerja, kan...

Bikin 'jurnal'

Advertisement
 Di atas meja kerja, siapkan selembar kertas untuk dijadikan 'jurnal' selama kita tidak di kantor. Minta tolong rekan kerja kita untuk meninggalkan pesan di kertas itu. Isi pesan bisa berupa masalah yang ada (dan apa yang sudah dilakukan berkaitan dengan masalah itu), bisa juga berupa pesanan tugas-tugas baru.

Kompak & pamit
 Ngompakin rekan kerja (dan atasan) penting banget. Bukan cuma bikin suasana kerja lebih menyenangkan, waktu cuti pun bisa lebih tenang. Untuk hal-hal mendesak dan perlu ditangani dalam waktu 24 jam, kita bisa lebih enak mendelegasikan sementara pekerjaan ke rekan kerja. Sharing pekerjaan juga perlu dikerjakan, luangkan waktu khusus untuk ini.

 Hari terakhir sebelum cuti, ada kemungkinan rekan kerja dan atasan sibuk banget, sehingga lupa kalau kita akan nggak ngantor beberapa hari berikutnya. Padahal mungkin saja ada beberapa yang harus dibereskan. Daripada 'diganggu' selama bulan madu (malas banget!), kirim e-mail pamit lengkap dengan catatan tertulis kapan kita kembali. Kalau sempat, keliling sebentar untuk pamitan, deh! CC




 



polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?