· Apa bedanya surat lamaran dengan CV?
Sebenarnya surat lamaran adalah pengantar dari CV kita. Makanya tulis saja dengan singkat dan jangan bertele-tele. Jangan lupa mencantumkan:
2. Latar belakang pendidikan yang berhubungan dengan pekerjaan yang kita lamar. Cukup pendidikan terakhir yang kita tempuh.
3. Pengalaman kerja atau magang atau ekstra kurikuler yang juga bisa menambah nilai lebih bagi kita.
4. Beberapa (bukan daftar panjang lengkap dan bertele-tele) mengenai kualitas diri kita yang akan mendukung kita untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.
· Kirim lewat e-mail, pos, atau antar sendiri?
Walaupun perkembangan teknologi melalui internet merupakan cara yang oke dan populer, belum tentu ini merupakan alternatif yang benar-benar aman untuk menyampaikan CV kita 'dengan selamat'. Cara terbaik untuk mengirimkannya adalah cara konvensional: dengan amplop tertutup berukuran A4. Jangan memaksakan diri mengirimkan surat lamaran plus CV dan sertifikat yang menyertainya dengan melipat dan memasukkannya di amplop ukuran kecil: nggak profesional dan merepotkan!
· Yang boleh & tidak
Kita boleh 'menjual diri' kita dalam surat lamaran tersebut, tetapi jangan terlalu berlebihan. Cukup sertakan keahlian dan penghargaan yang berhubungan dengan pekerjaan yang kita lamar. Banyak orang yang berpikir kalau makin banyak atau makin panjang daftar CV kita, makin baik. Tapi bayangkan, deh, jika kita adalah salah satu staf HRD di perusahaan, bakal malas banget, melihat ribuan daftar CV yang terlalu panjang…. Jadi, buatlah CV yang simpel tapi 'menjual'!