Sedekat-dekatnya kita dengan pacar, pasti, deh, ada saja hal-hal yang bikin kita merasa nggak nyaman terhadap hubungan yang sedang dijalin. Sayangnya, nih, kita lebih sering menyimpannya sendiri tanpa membicarakannya dengan si dia. Normal nggak, ya? Yuk, cari tahu….
Kasus 1: ‘Coba penampilan dia lebih keren…’
Normalnya: lebih dari 1/3 cewek dan cowok berharap pasangan mereka lebih memperhatikan penampilan.
Cara mengatasinya: berikan contoh melalui penampilan kita yang stylish. Saat pergi ke department store, ambil satu baju dan beri komentar kalau dia pasti tampil lebih keren jika memakainya. Intinya, sih, jangan menuntutnya untuk ganti penampilan secara frontal—sedikit demi sedikit, deh.
Kasus 2: ‘Beberapa kali saya kepikiran untuk putus’
Normalnya: menurut penelitian di AS, 37 % lelaki dan perempuan sering berpikir untuk meninggalkan pasangannya.
Cara mengatasinya: Marsha Lucas, psikoterapis di Washington, D.C, mengatakan ini sebagai hal normal. Soalnya, nih, anggapan ini muncul ketika kita merasa nggak puas dengan rencana yang nggak berjalan lancar.
Namun, daripada langsung bilang ‘putus’ pas kesal, lebih baik tidak mengambil aksi apa pun sampai hati kita merasa ‘adem’. Lalu, analisa, deh, mengapa rencana nge-date kita dan si dia gagal. Mungkin saja, kan, dia nggak akan membatalkan janji jika kita memberitahunya kalau kita sangat menantikan bertemu dengannya. Jika dia memang cenderung menomorduakan kita, nah, perlu didiskusikan dengannya, tuh.
Kasus 3: ‘Dia selingkuh, nggak, ya?’
Normalnya: 39 % perempuan nggak percaya pada pacarnya. Wajar, tuh, karena 69% cowok merasa rentan tergoda saat bertemu cewek seksi.
Cara mengatasinya: Sebaiknya kita memang nggak mudah percaya pada pasangan. Tapi, cari tahu juga, tuh, apa kira-kira yang dapat menyebabkan si dia selingkuh. Misalnya, kita terlalu sering ngambek sehingga dia terlihat nyaman ketika berbicara dengan teman kita yang lebih halus saat berbicara. Penting, tuh, untuk mencegah dia selingkuh! (VIN/FOTOSEARCH)