Anda tidak sekadar mengingat laki-laki yang pernah ditemui. Tapi, sudah sampai membayangkan jalan bareng atau menghabiskan waktu bersama-sama.
Cari kesalahan
Bila sebelumnya selalu merasa pasangan sempurna, tiba-tiba Anda melihat selalu saja ada yang kurang darinya. Anda mulai bertanya-tanya, misal, kenapa gaya berpakaiannya kuno atau jadi jarang menelepon. Anda sebenarnya sedang cari alasan untuk berselingkuh.
Memulai pertengkaran
Berimajinasi tokoh khayalan
Contoh, sehari-hari mulai memikirkan sosok Christian Grey atau tokoh fiksi lain yang serupa. Anda membayangkan betapa hidup bakal lebih baik bila bertemu cowok sempurna seperti itu. Lampu merah, nih, karena Anda mulai mencari-cari 'karakter' tadi pada diri orang lain selain pasangan.
Menyembunyikan status
Ketika bertemu cowok lain, Anda langsung mengaku single atau sengaja 'lupa' mengunggah foto-foto Anda berdua lagi di Facebook atau Twitter. Anda ingin terlihat single di mata orang lain.
Menuduh pasangan berselingkuh
Kecuali memang ada bukti nyata, perilaku ini berarti Anda sedang menyalakan api yang padam. Anda menuduh si dia bermain mata dengan barista kafe atau melirik teman sendiri. Sebenarnya, alam bawah sadar Anda mencari cara untuk menyalahkan dirinya dan memaklumkan perselingkuhan Anda. Ishhh! (MEI/FOTO:FOTOSEARCH)