Saat dikenalkan dengan cowok baru, Anda langsung berfantasi bagaimana jika jadi pacarnya. Bahkan, Anda membayangkan jadi Mrs. XXX dan indahnya menggunakan namanya.
Solusi: Cinta, tuh, butuh proses. Sebelum memutuskan dia adalah Mr.Right, jalani dulu hubungan secara perlahan untuk lebih saling mengenal kepribadian. Kalau cocok, baru dijajal lebih lanjut.
Takut jomblo
Anda sulit memutuskan hubungan dengan pacar meski dia jelas-jelas selingkuh. Bayangan menjadi jomblo membuat Anda takut setengah mati.
Solusi: Anda menilai diri sendiri terlalu rendah jika memaksakan hubungan bersama cowok brengsek. Sebelum menghargai orang lain, hargailah diri sendiri. Bukan nggak mungkin, tuh, ada cowok lain yang tepat untuk Anda di luar sana.
24 jam nonstop
Selalu memikirkan pacar. Baru bangun tidur, Anda langsung membayangkan kencan bersamanya. Sampai kantor, langsung meneleponnya. Tiap beraktivitas, Anda pasti mengiriminya Whatsapp. Tiada menit tanpanya!
Solusi: Beri si dia ruang untuk bernapas. Terlalu sering menempel padanya akan membuat si dia gerah. Bisa-bisa dia muak, tuh! Sekali sehari cukup, kok, menghubunginya—kecuali ada hal penting.
Nggak kenal tempat
Getol sentuhan fisik. Jalan di mal, harus berpelukan manja. Ngumpul sama teman-temannya, Anda selalu mau duduk di sampingnya sambil berpegangan tangan.
Solusi: PDA boleh-boleh saja, namun ada tempatnya. Kalau sekadar pegangan tangan, sih, masih wajar. Namun di luar itu, sebaiknya pilih tempat sendiri.
Putri penurut
Selalu menuruti si dia. Dia mau kencan di tempat A, Anda nggak menolak meski sebenarnya malas. Jarang, deh, Anda memberi usulan atau mengekspresikan perasaan.
Solusi: Jika dia benar-benar mencintai Anda, pasti, deh, dia mau kompromi mengenai segala urusan. Jangan ragu untuk memberitahunya mengenai hal-hal yang Anda inginkan. (VIN/FOTO: FOTOSEARCH)