Jujur, aja, di umur segini, biasanya kita sedikit panik melihat teman seangkatan satu per satu menikah. Pertanyaan kapan kawin yang di awal umur 20-an mudah dijawab, sekarang malah bikin sensi.
Memperkuat komitmen
Bagi cewek yang biasanya butuh kepastian, pertunangan bisa menenangkan hati. Soalnya kita nggak perlu lagi bertanya-tanya tentang kepastian hubungan kita. Jelasnya visi dan misi berpotensi memperkuat hubungan kita.
Kalau biasanya masih tergoda main mata sama cowok lain dengan dalih sebelum janur kuning melambai, setelah bertunangan mulai berpikir dua kali. Mendingan yang pasti-pasti aja.
Semangat menabung
Nggak semua pasangan memiliki dana segar yang bisa digunakan kapan saja. Jika kita telah memiliki komitmen menuju pelaminan namun keuangan belum memungkinkan, bertunangan bisa jadi solusi.
Karena status hubungannya sudah jelas, kita tentu lebih semangat menabung. Gaji yang sebelumnya habis untuk foya-foya, mulai kita sisihkan berdua demi masa depan. Minimal cukup untuk menggelar akad dan resepsi.
'Melebur' keluarga
Di Indonesia, pernikahan bukan hanya menyatukan dua mempelai tapi juga dua keluarga besar. Menyatukan dua kepala aja sulit, apalagi belasan atau bahkan puluhan kepala. Belum lagi bila kita dan si dia dari suku berbeda, sehingga banyak adat maupun kebiasaan yang perlu disesuaikan.
Lewat bertunangan, komunikasi antarkeluarga yang sebelumnya selintas akan lebih intens karena sering berdiskusi untuk menyiapkan pernikahan. Dari nggak nyambung, lama-lama makin kompak, deh! CC