Minimal satu bulan sebelum mengajukan cuti, pastikan kondisi tubuh kita dalam keadaan sangat prima. Artinya kita selalu masuk dan nggak pernah izin sakit.
Oh, iya, jangan pernah datang terlambat! Ini untuk memuluskan jalan kita agar saat kita minta tambahan cuti nanti, kita punya bukti kalau performa kerja maksimal dan nyaris tanpa cacat.
Tepat deadline, selalu!
Kurangi waktu bergosip pas makan siang, konsisten pada agenda rapat, dan nggak tergoda surfing di situs internet atau membalas e-mail pribadi saat jam kerja.
Over time
Jika ditawari lembur, jadilah orang pertama yang menyetujuinya. Kita yang nggak langsung protes saat disuruh bekerja lebih lama, pasti bakal dicatat oleh bos sebagai karyawan yang bisa diandalkan.
Kalau kita rela tinggal di kantor lebih lama, masa, sih, bos nggak mau memberikan imbalan berupa cuti lebih lama....
Sabar, sabar, sabar....
Rekan kerja atau bos bisa jadi super nyebelin saat mendekati deadline. Jika sebelumnya kita balik nyolot sama mereka dan gemar meladeni panjang-lebar, mendingan tahan diri dulu, deh.
Fokus dengan pekerjaan dan pikirkan kita akan berlibur nantinya. Kalau sebatas berisik tapi nggak ganggu pekerjaan, cuekin sajalah! CC