Menurut konsultan karier Ratna Dyah ada dua tipe rekomendasi. Tipe pertama, tawaran datang dari kita. Jadi posisi tersebut ditawarkan pada kita, tapi karena kita tidak bisa, kita merekomendasikan teman untuk mengisinya.
Tipe kedua, pihak perusahaanlah yang meminta kita merekomendasikan seseorang. Meskipun kesempatan untuk merekomendasikan orang terbuka lebar, tidak berarti kita boleh seenaknya.
Menurut Ratna, kita harus memilih calon yang tepat. "Orang tersebut harus punya keahlian, kompetensi, dan sikap yang baik," saran Ratna.
Untuk pekerjaan yang membutuhkan technical skill seperti staf keuangan atau IT, kemampuan dan kompetensi tidak bisa dilihat kasat mata.
Makanya, dasar kekerabatan atau teman baik saja tidak cukup menjadikan seseorang calon karyawan yang kompeten. Seseorang yang baik dan menyenangkan sebagai teman belum tentu profesional dalam bekerja. CC