Career
Sukses Rekomendasi Teman Di Kantor

27 Nov 2012

Sebelum merekomendasikan teman untuk mengisi posisi yang dibutuhkan, kita kudu tahu triknya supaya nggak salah langkah. Nggak mau, kan, niat baik menolong teman malah menimbulkan masalah untuk perusahaan dan diri sendiri....




Seleksi pribadi
Mengenal baik seseorang yang kita rekomendasikan, wajib! Cari tahu apakah teman kita memang kompeten untuk menduduki posisi tersebut. Telusuri latar belakang pendidikannya dan pengalaman kerjanya selama ini.
    Yang nggak kalah penting, pastikan juga mengenai dedikasi kerjanya terhadap perusahaan. Kalau kita asal merekomendasikan, yang tercoreng nama baik kita.

Minus bohong

Saat merekomendasikan teman, jujurlah pada perusahaan mengenai kelebihan dan kekurangannya. Jangan sampai kita membumbui cerita dan melupakan objektivitas supaya perusahaan menerima teman kita.
     Jika nantinya performa kerja dia nggak sehebat promosi kita, yang rugi, kan, kita juga. Belum lagi cap negatif dari atasan. Hubungan kerja kita dan perusahaan juga bisa memburuk.
Advertisement

Tanpa nepotisme
Rekomendasi nggak sama dengan nepotisme. Kita memang merekomendasikan teman, tapi bukan mencampuri proses seleksi yang dilakukan perusahaan.
    Tugas kita hanya 'pengantar' dan memberitahu HRD kalau ada teman yang melamar. Kalau memenuhi syarat, dia pasti bisa melalui serangkaian tes dan bergabung dengan kita.

Bantu boleh, asal....
Nggak ada salahnya memberi informasi tentang proses seleksi pada teman kita. Maka dia bisa bersiap menghadapi berbagai jenis tes, pewawancara dan hal lain seperti perlengkapan yang harus dibawa.
    Tapi ingat, informasi kita harus bersifat profesional. Hindari mengumbar kekurangan perusahaan atau menjelekkan atasan yang akan mewawancarainya.

Bukan beban
Jangan merasa nggak enak jika teman kita gagal. Yang penting kita sudah membantu. Kan, perusahaan yang memutuskan sendiris etelah melalui proses seleksi, bukan kita! Tugas kita selanjutnya adalah membimbing teman agar performa kerjanya meningkat. CC




 


MORE ARTICLE

polling
Seberapa Korea Anda?

Hallyu wave atau gelombang Korea masih terus 'mengalir' di Indonesia. Penggemar KDrama, Kpop di Indonesia termasuk salah satu yang paling besar jumlahnya di dunia. Lalu seberapa Korea Anda?