Bukan hal yang berbelit-belit dan penuh filosofi. Cukup lakukan ketika akan berbicara sesuatu di dunia maya (forum, twitter, kolom komentar, dan lainnya), selalu tanyakan pada diri sendiri, apakah yang diucapkan benar, perlu, dan tidak menyinggung orang lain? Bila jawabannya tidak, simpan kata-kata Anda tersebut.
Jangan berprasangka
Saat orang lain mengunggah kata-kata atau gambar yang membuat Anda terkesiap atau dahi berkerut, tidak perlu meresponnya. Anda tidak akan pernah tahu apa yang dipikirkan atau mendorong mereka untuk melakukan hal tersebut. Kalau menurut Anda keterlaluan, Anda bisa block mereka.
Sebenarnya, nge-block orang sama dengan Anda juga berprasangka. Karena itu, lakukan hal ini jika memang Anda sudah sangat tersinggung dan tidak bisa berkata yang baik lagi tentang mereka.Sedangkan, bila Anda memutuskan untuk tetap berteman dengannya, Anda yang harus mencoba menerima dengan pikiran terbuka.
Bicara, bukan berteriak
Penuh dukungan
Namanya manusia, selalu saja ada rasa iri melihat orang lain senang. Siapa yang tidak iri melihat orang lain bisa memutuskan berlibur ke seberang benua dalam sekejap, sementara kita mesti mengumpulkan uang bertahun-tahun untuk bisa seperti itu. Tapi, hati yang tulus untuk menjalin relasi baik pasti dapat menahan diri untuk tidak iri. Daripada melontarkan kata-kata iri atau menuduh bahwa teman tadi suka berfoya-foya, lebih baik mengucapkan selamat atas perjalanannya dan dengarkan ceritanya. Anda tidak pernah tahu mengenai orang lain sebelum bicara langsung padanya.
Jangan berbagi berlebihan
Mungkin, Anda sedang sakit dan tidak mampu beraktivitas dengan baik seperti biasanya. Tapi, tidak perlu mengungkapkan bahwa Anda sudah lima kali muntah-muntah dan bolak-balik ke kamar mandi. Tidak ada yang tertarik mendengarkan detil masalah Anda yang seperti itu. Secara umum, jika apa yang dibicarakan bukan hal-hal 'normal' menurut Anda, jangan ungkapkan di forum publik. Itulah sebabnya dibuat PM (private messaging) atau DM (direct messaging).
Meiranie
Foto: TPGImages