Dalam hal ini, Wesmira menegaskan, kita nggak perlu sungkan dan takut menyinggung perusahaan tempat bekerja sekarang, asal cara komunikasi kita tepat, pasti perusahaan dapat mengerti.
Coba kemukakan alasan dengan cara lebih netral. Misalnya, materi yang lebih menguntungkan karena kebutuhan hidup kita meningkat atau reputasi dan jejaring perusahaan pesaing yang lebih besar dan berskala internasional. Bisa juga karena peluang untuk pelatihan atau beasiswa yang ditawarkan.
Kita nggak perlu mengubah keputusan kita hanya karena merasa utang budi pada perusahaan. Selama pengunduran diri kita sesuai prosedur, perusahaan nggak punya alasan buat menahan diri kita. Dalam dunia kerja, bajak-membajak lumrah terjadi, kok.
Satu hal yang kudu diingat jika bakal pindah, jangan sampai, deh, mengecilkan perusahaan yang akan kita tinggalkan. Bagaimanapun juga perusahaan ini ikut membesarkan kita juga, kan? CC